Johan Yan terancam hukuman penjara enam tahun karena komentarnya di Facebook


Agustus 2013, seorang pengguna Facebook di Surabaya bernama Johan Yan terancam hukuman penjara enam tahun dan denda Rp 1 miliar. Johan disangka melanggar Pasal 27 Ayat 3 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik akibat komentarnya di Facebook tentang dugaan korupsi Rp 4,7 triliun di Gereja Bethany Surabaya, Jawa Timur.

Pasal 27 Ayat 3 melarang siapapun untuk menyebarkan informasi online yang punya muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik. Johan menganggap pasal itu membatasi kebebasan berpendapat di dunia maya. Ia menjelaskan kasus pemidanaan komentar pada media “online” dengan UU ITE itu bermula dari konflik pengurus Gereja Bethany dalam kasus korupsi yang diunggah dari media online ke akun jejaring sosial “facebook” untuk dikomentari. Meskipun sudah meminta maaf, Johan tidak menyangka bila pihak Gereja Bethany tetap memolisikan dirinya.

Saat ini, 13 Agustus 2013 Johan Yan, mengajukan keberatan ke Polda Jatim lewat pengacaranya, M Sholeh. Bahkan, pihaknya melalui pengacaranya akan melakukan “judicial review” ke Mahkamah Konstitusi agar UU ITE direvisi demi melindungi kepentingan publik, sebab Pasal 27 Ayat 3 dari UU itu sangat membatasi kebebasan berpendapat masyarakat umum di dunia maya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s