Polri: Jangan Terpancing ‘Kicauan’ TrioMacan2000


Jumat, 6 Juli 2012 15:13 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Polri mengimbau masyarakat tak terpancing “kicauan” akun @TrioMacan2000 di jejaring sosial Twitter. Terutama pernyataan yang mengklaim si pemilik akun dekat dengan pihak Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

“Biasalah namanya orang di dunia maya kan bebas. Jangan terpancing. Yang dikatakan di dunia maya kan semau mereka inginkan apa,” kata Kepala Bagian Penerangan Masyarakat Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/7).

Boy mengingatkan, akun Twitter bisa dimanfaatkan para penggunanya untuk berbagai tujuan. Bisa positif, bisa pula sebaliknya. Apabila bila akun yang digunakan adalah akun anonim atau bukan identitas sebenarnya, seperti @TrioMacan2000.

Kasus bermula dari laporan Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendy ke Bareskrim Polri. Marwan melaporkan seorang pengacara, Muhammad Fajriska Mirza alias Boy, dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Menurut Marwan, Fajriska pernah melaporkan dirinya ke Jaksa Agung, 22 Maret 2012. Marwan dilaporkan atas tudingan pelenyapan barang bukti kasus korupsi BRI pada 2003. Saat itu, Marwan masih asisten pidana khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Belakangan, dugaan keterlibatan Marwan juga diunggah akun @TrioMacan2000. Akun ini menyebut Marwan melenyapkan barang bukti Rp500 miliar. Marwan pun menduga orang di balik akun @TrioMacan2000 adalah Fajriska. Ia lalu melapor ke Mabes Polri.

Laporan Marwan tak lantas membuat @TrioMacan2000 berhenti “berkicau.” Pemilik akun justru berkali-kali mengatakan datang ke Bareskrim Polri, meski penyidik belum memanggilnya. Ia mengaku datang untuk sowan dan berbincang soal kasus tersebut ke teman-teman di Bareskrim.

Klaim @TrioMacan2000 ke Bareskrim Polri memunculkan keheranan. Bila benar pemilik akun itu datang, mengapa penyidik mengaku kesulitan membongkar identitas @TrioMacan2000? Penyidik bahkan mengaku butuh waktu lama untuk menelusuri pemilik akun tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Boy mengaku tidak tahu benar atau tidaknya pemilik akun @TrioMacan2000 datang ke Mabes Polri. Menurut Boy, pernyataan seseorang di akun Twitter tak selalu bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Dunia maya itu bisa macam-macam. Bisa menyesatkan, bisa menipu, bisa mempengaruhi terbentuk suatu opini. Tapi itulah dampak globalisasi bidang Informasi Teknologi. yang penting masyarakat jangan terpancing,” kata Boy.

Terkait kasus yang dilaporkan Marwan, Boy mengatakan penyidik masih mendalami fakta, keterangan saksi, dan menelusuri akun Twitter tersebut. “Menyelidiki itu tidak cukup sebentar, gampang diucapkan, pelaksanaan bisa panjang. Apalagi melalui jalur IT,” jelas Boy.(IKA)

sumber: http://www.metrotvnews.com/metronews/news/2012/07/06/97429/Polri-Jangan-Terpancing-Kicauan-TrioMacan2000/1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s