Kenapa Percaya Akun Twitter Pseudonim? Akun pseudonim adalah akun yang memakai nama samaran


Selasa, 31 Juli 2012

Udah pada nonton The Dark Knight Rises belom? Ga usah khawatir kalau belom nonton. Lo ga sendirian kok. Soalnya gue juga belom. Hahaha.

Ada sesuatu yang bikin unik sekuel Batman kali ini. Entah ini bisa dibilang unik atau ga. Masih inget pemutaran premiernya di Colorado, Amerika Serikat? Sebut aja James Holmes. Oknum yang terinspirasi sama tokoh Joker dalam film Batman. Holmes nembakin orang-orang yang nonton premier film Batman ini. Terhitung puluhan orang terluka. Belasan di antaranya harus meregang nyawa.

Sadar ga sih kalau di Indonesia juga banyak orang yang terinspirasi sama film superhero. Bedanya orang-orang ini bertingkah layaknya superhero. Bukan musuh superhero kayak Holmes tadi. Mereka adalah admin atau pemilik akun pseudonim. Akun pseudonim adalah akun yang pakai nama samaran. Emang ga cuma di twitter. Tapi kebanyakan akun pseudonim yang ngehits itu di twitter. Karena penetrasi twitter lebih cepat dibanding social media lainnya. Gue kurang setuju kalau dibilang anonim. Soalnya mereka masih punya nama. Cuma namanya samaran.

Banyaknya penanganan kasus korupsi yang mampet bikin masyarakat haus akan sosok superhero. Saat itulah muncul beberapa akun pseudonim. Akun yang konon suka ngumbar rahasia-rahasia pejabat. Ga tanggung-tanggung. Ngakunya kadang mereka dapet suplai info dari orang dalam atau bahkan dari intel. Percaya ga? Kenapa percaya? Identitasnya aja ga jelas. Sumbernya juga ga jelas. Itu bisa ngarah ke cyber crime loh.

Ibarat kita kebelet boker di terminal. Pas lagi jalan ke WC umum tiba-tiba ketemu preman. Kebetulan di terminal itu cuma ada satu WC umum. Preman tadi bilang WC umumnya baru aja ambruk. Terpaksa kan kita nyari WC lain, di luar terminal. Pas balik ke terminal ternyata omongan preman tadi HOAX. WC umumnya malah lebih nyaman dan lebih bersih dari biasanya. Kena deh dikadalin. Absurd banget ya analoginya. Sori kalau agak jorok. Hahaha. Itu bukan pengalaman pribadi kok.

Bisa jadi kayak gitu kalau kita percaya sama orang yang ga jelas identitasnya. Mau minta pertanggungjawaban juga ga bisa. Harus datang ke mana coba? Marah juga ga bisa kan? Orangnya aja ga jelas. Tapi kok kayaknya keren gitu ya. Mensyen-mensyenan sama akun pseudonim. Apalagi yang udah terkenal kayak @TrioMacan2000. Kesannya kita ngerti dan peduli banget. Dulu juga gue sempet follow akun pseudonim. Sekarang sih udah ga. Setelah dipikir-pikir. Ngapain juga gue follow. Ga ada untungnya. Buang-buang waktu doang. Malah ada sebagian admin pseudonim yang nawarin jasanya buat jadi juru black campaign pilkada. Wew ngeri juga ya?

Di atas gue comot dari jajak pendapat yang lagi diadain sama Tempo. Hasil sementara per hari ini. Tuh lihat hasilnya. Orang yang percaya sama akun pseudonim itu ga nyampai seperempatnya. Masa kita tetep mau percaya sama mereka. Beginilah kalau kita kehilangan sosok pemimpin yang bisa dijadiin idola. Kehilangan sosok pemimpin yang gebrakannya kayak superhero. Rakyatnya kelabakan nyari sosok pengganti. Akhirnya dimanfaatin sama sebagian oknum, lewat akun pseudonim.

Ngapain percaya sama akun pseudonim? Musyrik tahu! Percaya itu sama Tuhan. Jangan sama akun pseudonim. ( ˘ з˘ )

____________________

Sumber gambar: Tempo

Jajak Pendapat: Tempo

sumber: http://www.fiscuswannabe.web.id/2012/07/pseudonim.html

One thought on “Kenapa Percaya Akun Twitter Pseudonim? Akun pseudonim adalah akun yang memakai nama samaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s